4 Cafe & Resto “Plus-Plus” yang Menarik di Ubud

Sudah bosan nyoba kafe-kafe atau resto di Denpasar, Seminyak atau Kuta? Mungkin kini saatnya kamu jalan-jalan ke Ubud. Ubud tidak hanya tentang seni atau budaya. Ubud telah menjadi pusat kuliner dan tempat nongkrong asik yang bisa menjadi pilihan kamu ketika jalan-jalan ke Ubud. Banyak kafe atau resto yang sudah terkenal sampai manca negara. Banyak pula kafe baru yang muncul dengan konsep-konsep menarik yang tidak hanya menyuguhkan makan atau minum, tetapi punya nilai plus yang menjadi daya tariknya. Oh ya, yang menemukan artikel ini dengan keyword cafe plus-plus, maaf ya. Bukan seperti yang kamu bayangkan itu maksud saya! đŸ˜€

Baiklah, ini dia beberapa kafe/resto yang mengusung konsep yang berbeda. Simak ya!

Rio Helmi Gallery & Cafe plus Galeri Fotografi

Rio Helmi Cafe and Gallery

Pecinta fotografi pasti kenal dengan maestro ini, Rio Helmi. Rio Helmi adalah seorang fotografer yang sudah dikenal sampai ke luar negeri. Kalau kamu ingin menikmati karya-karya Rio Helmi sambil menikmati breakfast atau minuman a’la Rio Helmi, datang saja ke studionya di Jalan Suweta Ubud, bersebelahan dengan Puri Ubud.

Di sini kamu tidak saja menikmati sajian khas makanan atau minuman hasil racikan Rio Helmi, tapi kamu akan disuguhi galeri kecil yang memuat karya-karya Rio Helmi. Bila kamu tertarik, kamu juga sekaligus membeli foto-foto yang dipajang di galerinya.

Photo by Rio Helmi
Photo by Rio Helmi

Perhatikan parkir kalau kamu datang dengan kendaraan roda empat. Sebaiknya kamu parkir di sentral parkir, sekitar 300 meter di sebelah utara galeri ini. Lalu kamu jalan kaki ke tempat galeri yang berada di sebelah gang menuju warung babi guling paling terkenal di Ubud, Ibu Oka.

Sebelum ke sini, cek dulu bagaimana suara-suara pengunjung yang sudah sempat menikmatinya di Tripadvisor.

Rondji Restaurant plus Museum Blanco

Rondji Resto didirikan oleh Mario Blanco, anak dari maestro pelukis Don Antonio Blanco. Berada tepat di atas Sungai Campuhan, restoran ini adalah salah satu restoran yang memiliki pemandangan terbaik di Ubud. Restoran ini dikelilingi oleh galeri seni milik Antonio Blanco, dikenal dengan Blanco Renaissance Museum.

ni-rondji-1

Nah, karena dikelilingi oleh galeri seni inilah, maka restoran ini menjadi menarik. Sembari berkunjung, ada baiknya kamu juga sempatkan diri melihat-lihat koleksi galeri ini. Don Antonio Blanco sendiri sudah cukup dikenal di Indonesia dengan karya-karya lukisannya yang banyak mengangkat Ni Rondji sebagai obyek lukisannya. Kisah cinta Blanco-Rondji ini pernah diangkat dalam sinetron dengan judul Api Cinta Antonio Blanco yang diputar di ANTV sekitar tahun 1998 lalu.

ni-rondji-2

Selain koleksi lukisan milik Antonio Blanco dan putranya Mario Blanco, tempat ini juga menjadi tempat penangkaran burung-burung yang termasuk langka. Salah satu burung yang sukses dibiakkan di sini adalah burung jalak bali yang kini makin jarang dijumpai. Lewat tangan telaten Mario Blanco, burung ini bisa kembali dijumpai di tempat ini.

Link Tripadvisor.com

Gaharu Garden Restaurant plus Taman Kupu-Kupu

Restoran ini sebenarnya agak jauh dari Ubud, sekitar 4-5 km di luar Ubud. Dari sisi makanan, sebenarnya banyak resto yang menawarkan makanan dengan menu seperti di resto ini. Yang membuatnya menarik adalah, Gaharu Garden berada di tengah-tengah taman kupu-kupu dan persawahan yang masih asri.

gaharu-garden3  gaharu-garden1

Restoran ini merupakan bagian dari taman kupu-kupu, Kemenuh Butterfly Park yang berada di Desa Kemenuh, Sukawati Gianyar. Bila kamu ingin menikmati masakan khas Bali ditemani oleh kupu-kupu di sekitarmu, tempat ini recommended banget deh!

gaharu-garden2

Cek komentar pengunjung di sini: Tripadvisor

Bali Pulina Coffee Garden Plus Museum Subak

Tempat ini sebenarnya sudah dikenal sejak lama. Namun mungkin belum banyak yang tahu bahwa di tempat ini kamu bisa kembali ke masa lalu, melihat-lihat koleksi museum kecil mereka. Meski kecil, museum yang hanya berupa rumah yang terbuah dari bambu dengan atap alang-alang ini memajang berbagai perlengkapan pertanian, nelayan, dan perkakas-perkakas dalam kehidupan sehari-hari yang mungkin kini sudah jarang ditemukan.

bali-pulina11  bali-pulina10

Sajian utama dari kafe ini adalah kopi luwak. Sekaligus kamu bisa menyaksikan bagaimana petani mengolah kopi luwak hingga menjadi kopi yang paling tenar dengan harga termahal di dunia. Sebelum sampai di kafe, anda akan diajak berkeliling dan dikenalkan dengan berbagai tanaman di taman kecil di sekeliling kafe.

bali-pulina12

Satu lagi, tempat ini juga dilengkapi dengan jembatan yang cukup apik dan romantis. Di ujung jembatan ada jalan turun yang menuju kolam renang alamai di bagian bawah kafe. Bawalah pakaian renang, dan berenang setelah anda menikmatim suguhan kopi luwak di tempat ini.

Baca reviewnya di Trip Advisor

 

Komentar dengan Facebook di Sini

Leave a Reply